carlosParis, LiputanIslam.com — Legenda teroris tahun 1970-an dan 1980-an, Carlos “The Jackal” harus menghadapi sidang pengadilan untuk kasus baru berupa pembunuhan 2 warga Perancis di tahun 1974.

Aksi Carlos yang melempar granat ke kerumunan orang di Paris itu juga mengakibatkan 34 orang terluka.

Carlos yang bernama asli Ilich Ramirez Sanchez ini tertangkap tahun 1994 dan menjalani hukuman penjara seumur hidup. Salah satu aksinya yang paling terkenal adalah menyandera para menteri OPEC yang sedang bersidang di Genewa. Salah seorang peserta sidang yang disandera adalah Menteri Energi Indonesia Profesor Subroto.

Koran terkenal Perancis Le Figaro melaporkan hari Selasa (7/10) bahwa seorang jaksa spesialis tindakan kejahatan terorisme telah memerintahkan tuntutan terakhir tersebut.

Carlos “The Jackal” Ramirez (64 tahun) telah mengakui melakukan serangan atas toko obat Saint-Germain pada tanggal 15 September 1974 serta sebuah kantor berita Aljazair tahun 1979.

Ia dijatuhi hukuman penjara seumur hidup atas 4 aksi terorisnya yang menewaskan 11 orang dan melukai 150 orang pada tahun 1980-an di Perancis. Ia juga terlibat dalam aksi-aksi teroris lain di luar Perancis.

Karena reputasinya, Carlos telah menginspirasi banyak film aksi. Di antaranya adalah film “Nigh Hawks” yang dibintangi aktor top Sly Stallone dan “The Jackal” yang dibintangi Bruce Willis dan Richard Gere.

Francoise Rudetzki, pimpinan Federasi Nasional Korban Kejahatan mengatakan kepada radio France Info bahwa perkembangan terakhir ini menjadi “kemenangan untuk keadilan dan para korban serta pesan kepada para teroris”.

“Sampai kapanpun, tidak akan ada jalan untuk lari dan mereka harus menjawab atas apa yang mereka lakukan,” katanya.(ca)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL