india blastNew Dehli, LiputanIslam.com — Dua ledakan pipa gas terjadi dalam dua hari di India, menewaskan setidaknya 21 orang. Ledakan pertama terjadi di Andhra Pradesh, Jumat (27/6), menewaskan 16 orang, dan terakhir terjadi sehari kemudian di Alang, Gujarat yang menewaskan 5 orang.

Sebagaimana laporan AFP, insiden di Alang terjadi ketika sejumlah pekerja sedang melakukan pembongkaran pada satu kapal. Dua orang lainnya dilaporkan luka-luka dalam insiden yang sama.

“Lima orang tewas akibat ledakan yang dipicu kebocoran gas di dalam kapal yang sedang mengalami pembongkaran,” kata Maninder Pratap Singh Pawar, polisi senior dari Distrik Bhavnagar,  sebagaimana dikutip AFP, Sabtu (28/6).

“Dari lima korban tewas, dua korban di antaranya tewas di lokasi kejadian, sedangkan tiga korban lainnya tewas di rumah sakit akibat luka bakar yang dideritanya,” tambahnya.

Sementara itu, dua orang lainnya mengalami luka-luka akibat ledakan dan kini tengah menjalani perawatan medis di rumah sakit pemerintah di Bhavnagar, yang berjarak 240 kilometer dari Ahmedabad, Gujarat.

Penyebab kebocoran gas yang berujung ledakan tersebut masih belum diketahui pasti dan tengah dalam penyelidikan polisi.

Wilayah Alang yang juga disebut sebagai ‘kuburan kapal’ menjadi lokasi pembongkaran dan daur ulang ribuan kapal dari seluruh dunia.

Dalam insiden sebelumnya sebuah pipa gas milik perusahaan negara di Andhra Pradesh, India meledak hebat. Sedikitnya 16 orang tewas dan rumah-rumah warga hancur akibat ledakan itu.

“Sedikitnya 16 orang tewas. Kami baru berhasil menemukan 13 jasad sejauh ini,” kata Mendagri negara bagian Andhra Pradesh, N Chinna Rajappa kepada AFP, Jumat (27/6).

Sementara 3 jasad lainnya masih dalam upaya untuk dievakuasi. Kebakaran besar pun melanda jalur pipa yang ada di dekat kilang gas di East Godavari tersebut.

Jalur pipa gas ini dimiliki oleh Gas Authority of India Limited (GAIL). Salah satu pejabat pemerintah setempat menuturkan kepada AFP, aliran gas telah dihentikan ketika kebakaran terjadi dan kini, kebakaran tersebut telah berhasil dikendalikan.

Secara terpisah, sejumlah saksi mata menuturkan kepada AFP, ada warga setempat yang marah dan memaksa masuk ke kompleks kilang gas yang ada di wilayah pantai tersebut. Sejumlah warga setempat melempari pipa dengan batu dan merusak sejumlah properti yang ada di sana.

Kepada media lokal Press Trust of India (PTI), Direktur GAIL, BC Tripathi menyatakan, penyebab ledakan ini belum diketahui pasti.

“Kami masih fokus pada upaya penyelamatan dan pemulihan,” ucapnya.

Sedangkan Perdana Menteri India Narendra Modi mengatakan, dirinya telah meminta kepada Menteri Urusan Perminyakan dan juga pejabat senior lainnya untuk memastikan upaya penyelamatan di lokasi kejadian.

“Pikiran saya tertuju kepada keluarga orang-orang yang kehilangan nyawanya dalam kebakaran pipa GAIL. Doa saya bagi mereka yang luka-luka,” ujar Modi via akun Twitter-nya.(ca)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL