bom tripolsiTripoli, LiputanIslam.com — Sekelompok penyerang melemparkan sebuah tas berisi bahan peledak di kedutaan Aljazair di ibu kota Libya Sabtu (17/1), melukai tiga orang, demikian keterangan seorang pejabat keamanan.

Seperti dilansir kantor berita Antara mengutip keterangan AFP, Minggu (18/1), pejabat yang bekerja pada unit yang bertugas melindungi kedutaan mengatakan bahwa serangan di pusat kota Tripoli itu melukai seorang penjaga dan dua orang pejalan kaki serta merusak bangunan dan mobil yang diparkir.

“Para penyerang melemparkan tas penuh bahan peledak dari sebuah mobil yang melintas di mobil polisi yang diparkir di dekat sebuah pos jaga,” katanya.

Kedutaan Aljazair, seperti kebanyakan misi asing di ibu kota Libya, telah ditutup tahun lalu ketika milisi-milisi anti-pemerintah berhasil menguasai kota itu. Fajr Libya (Libya Dawn), koalisi milisi yang didukung kelompok Islamis menguasai Tripoli pada Agustus tahun lalu setelah bentrokan sengit dengan pasukan pemerintah.

Serangan hari Sabtu terjadi sehari setelah Fajr Libya mengumumkan gencatan senjata di negara Afrika Utara yang kaya minyak itu, beberapa jam setelah kesepakatan perdamaian yang ditengahi PBB dalam pembicaraan antara faksi-faksi yang bertikai, di Jenewa.

Libya telah dilanda konflik sejak penggulingan diktator Moammar Gaddafi pada tahun 2011, dengan pemerintah dan milisi bersaing kuat berjuang untuk mengendalikan kota-kota utama dan kekayaan minyak negara itu.(ca)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*