netanyahuLondon, LiputanIslam.com — Lebih dari 100 ribu orang telah menandatangani petisi berisi desakan untuk menangkap Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu. Demikian media Israel Haaretz melaporkan, Minggu (6/9).

Dalam petisi itu tertulis kalimat: “Benjamin Netanyahu akan mengadakan pembicaraan di London bulan September ini. Di bawah hukum internasional ia harus ditangkap karena kejahatan perang saat tiba di Inggris, atas pembantaian lebih dari 2.000 warga sipil pada tahun 2014.”

Di bawah undang-undang Inggris, setiap petisi yang ditandatangani oleh lebih dari 100.000 orang harus dipertimbangkan untuk dibahas dalam sidang parlemen, demikian laporan itu menyebutkan. Namun sampai saat ini belum ada kejelasan kapan petisi ini akan dibahas.

Di sisi lain, pemerintah Inggris mengatakan bahwa sebagai kepala negara memiliki kekebalan dari tuntutan hukum.

“Pemerintah mengakui bahwa konflik di Gaza tahun lalu mengakibatkan terjadinya korban yang besar. ……. Namun Isrel berhak untuk melakukan tindakan yang proporsional untuk mempertahankan diri, di bawah payung hukum kemanusiaan internasional,” demikian pernyataan pemerintah Inggris terkait dengan petisi tersebut.

Tidak hanya itu, pemerintah Inggris justru mengecam Hamas atas ‘aksi-aksi teroris’, dan sikap Inggris atas konflik Palestina-Israel adalah ‘penyelesaian 2 negara berdasar perbatasan tahun 1967’.

Tentang hal ini, pemerintah Inggris mengatakan akan mendorong Israel untuk meneruskan negosiasi, dalam kunjungan Netanyahu bulan ini.(ca)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL