lebanese_army_feb2014Beirut, LiputanIslam.com — Lebanon mengirimkan tentara ke perbatasan dengan Suriah untuk mencegah masuknya militan pemberontak Suriah yang lari dari peperangan setelah basis mereka di Yabroud dan wilayah pegunungan Qalamoun jatuh ke tangan tentara Suriah.

Sebelumnya ratusan pemberontak Suriah dikabarkan telah melintasi perbatasan ke Lebanon setelah basis mereka jatuh. Pada hari Minggu (16/3) militer Suriah dengan dibantu kelompok perjuangan Hizbollah Lebanon, berhasil menguasai sepenuhnya kota strategis Yabroud yang terletak di dekat perbatasan Lebanon-Suriah, sekaligus memutus salah satu jalur suplai terpenting bagi pemberontak Suriah.

Hancurkan Mobil Berisi Bom
Di sisi lain, pada hari Senin (17/3) militer Lebanon juga berhasil menghancurkan sebuah kendaraan yang telah dilengkapi bahan peledak yang hendak digunakan sebagai bom mobil.

Menurut keterangan militer Lebanon kepada kantor berita Lebanon National News Agency, mobil tersebut ditemukan di sebuah jalan di kota Baalbek yang terletak di dekat perbatasan Suriah. Kendaraan itu kemudian dihancurkan dengan menggunakan tembakan roket.

Menurut laporan tersebut, kendaraan yang diledakkan berisi 170 kg bahan peledak.

Peristiwa ini terjadi hanya sehari setelah sebuah bom mobil meledak di Lembah Bekaa, menewaskan 2 orang dan melukai sejumlah orang lainnya. Kelompok teroris terafiliasi Al Qaida, Ahrar al-Sunna, mengaku bertanggungjawab atas serangan tersebut.

Sebelumnya kelompok ini telah memberi peringatan akan terjadinya serangan-serangan terhadap kelompok perlawanan anti-Israel Hizbollah, di Lebanon.(ca/press tv)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*