us spy planeStockholm, LiputanIslam.com — Diduga melarikan diri dari kejaran pesawat tempur Rusia, sebuah pesawat mata-mata AS melanggar wilayah Swedia.

Menurut laporan media-media Swedia seperti dikutip Press TV hari ini (3/8), sebuah pesawat mata-mata RC-135 Rivet Joint tergopoh-gopoh memasuki wilayah udara Swedia setelah dikejar pesawat tempur Rusia saat melakukan misi mata-mata di Laut Baltik, tanggal 18 Juli lalu.

Media Swedia DN melaporkan bahwa pesawat AS tersebut memasuki wilayah udara Swedia tanpa ijin dan terbang sejauh Pulau Gotland. Setelah itu pesawat membelok ke selatan dan memasuki wilayah penerbangan internasional.

Tidak sampai di situ, pesawat tersebut kembali memasuki wilayah udara Swedia tanpa ijin dengan melintasi Pulau Oland selama beberapa menit. Pesawat tersebut telah meminta ijin untuk melintas, namun ditolak otoritas penerbangan Swedia.

Pesawat yang terbang dari pangkalannya di  Mildernhall, Britain, itu diduga secara rutin melakukan kegiatan mata-mata di wilayah Laut Baltik, terkait dengan hubugan Rusia dan NATO yang semakin memanas karena krisis Ukraina.

AS dan sekutu-sekutu dekatnya menuduh Rusia membantu gerakan separatisme Ukraina dengan mempersenjatai kelompok-kelompok separatis. Namun Rusia membantah tuduhan itu dengan tegas.

Tidak hanya itu, AS dan sekutu-sekutunya juga menerapkan sanksi ekonomi terhadap Rusia karena tuduhan tersebut. Dalam percakapan telepon dengan Presiden Obama, Jumat (1/8), Presiden Vladimir Putin mengingatkan Obama bahwa sanksi terhadap Rusia hanya merugikan kedua negara.

Namun paska pembicaraan tersebut Obama justru menuduh Putin sebagai “orang yang tidak pernah bertindak rasional”. Ia juga mengatakan bahwa AS “hampir berperang dengan Rusia” dan akan melakukan apapun untuk membantu pemerintah Ukraina.

Departemen Pertahanan AS juga telah mengumumkan untuk mengirimkan pasukan ke Ukraina sebagai pelatih militer Ukraina.(ca)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL