mh017Den Hag, LiputanIslam.com — Laporan awal penyelidikan kecelakaan pesawat Malaysia Airlines MH17 akan dikeluarkan tanggal 9 September mendatang. Demikian pernyataan yang disampaikan jubir Badan Keselamatan Nasional Belanda Sara Vernooij, sebagaimana dilaporkan RIA Novosti, Kamis (4/9).

“Badan Keselamatan Belanda akan mengeluarkan laporan awal penyelidikan MH17 hari Selasa 9 September,” kata Vernooij.

Menurutnya, dalam laporan itu akan dipaparkan informasi-informasi faktual berdasar pada sumber-sumber yang ada.

“Dalam beberapa bulan mendatang penyelidikan lebih mendalam masih diperlukan sebelum dikeluarkannya laporan akhir. Kami berharap akan mengeluarkan laporan akhir dalam waktu setahun setelah kecelakaan itu,” tambahnya.

Malaysia Airnlines MH17 jatuh di wilayah konflik di Donetsk, Ukraina timur pada tanggal 17 Juli lalu, saat tengah dalam perjalanan antara Amsterdam dengan Kualalumpur. Kecelakaan ini menewaskan 283 penumpang dan 15 awaknya.

Penyebab kecelakaan ini masih misterius, meski pemerintah Ukraina dan pejabat-pejabat negara-negara barat menuduh para pemberontak sebagai penanggungjawab bersama Rusia.

Para pemberontak membantah tuduhan itu, berdalih senjata anti-pesawatnya tidak mampu menjangkau ketinggian pesawat MH17. Sedangkan pemerintah Rusia, yang didukung oleh beberapa penyelidik independen, menuduh Ukraina sebagai penanggungjawabnya.

Rusia telah merilis bukti keberadaan pesawat tempur SU-25 milik Ukraina yang membuntuti pesawat MH17 sebelum pesawat itu jatuh. Tuduhan itu sejalan dengan beberapa penyidik independen menyimpulkan MH17 jatuh oleh tembakan meriam anti-tank yang ditembakkan pesawat SU-25 Ukraina.(ca)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL