Washington, LiputanIslam.com—Pemerintahan Presiden AS Donald Trump dilaporkan tengah mempersiapkan ratusan tentara untuk dikirim ke Arab Saudi di tengah ketegangan dengan Iran.

Mengutip dua pejabat pertahanan AS, CNN melaporkan pada Kamis (18/7) bahwa terdapat sekitar 500 tentara yang diperkirakan akan dikerahkan ke Pangkalan Udara Prince Sultan, Riyadh.

Mereka menginformasikan, sejumlah kecil pasukan AS sudah berada di pangkalan udara itu, dengan persiapan untuk sistem rudal Patriot Amerika serta perbaikan landasan pacu dan lapangan udara.

Para pejabat AS yang tidak disebutkan namanya itu menjelaskan bahwa Washington akan menerbangkan pesawat jet F-22 generasi kelima dan pesawat tempur lainnya dari pangkalan udara Riyadh.

Sejumlah foto satelit resolusi tinggi yang diambil pada pertengahan Juni lalu oleh Planet Labs dan diperoleh oleh CNN juga telah menunjukkan penyebaran awal pasukan AS di lokasi tersebut. Foto-foto itu dipelajari oleh direktur Proyek Nonproliferasi Asia Timur di Middlebury Institute of International Studies Monterey, Jeffrey Lewis.

“Sebuah perkemahan kecil dan peralatan konstruksi terlihat berada di ujung landasan pacu pada 27 Juni, menunjukkan bahwa perbaikan [pengkalan] sudah berlangsung. Perkemahan di sebelah timur landasan pacu adalah tanda tipikal dari skuadron teknik Angkatan Udara yang dikerahkan di luar negeri,” jelas Lewis kepada CNN.

Sejauh ini, baik Pentagon maupun Arab Saudi belum memberikan tanggapan atas laporan ini. (ra/presstv)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*