penyelamSeoul, LiputanIslam.com — Seorang penyelam tewas dalam pencarian korban tenggelamnya kapal feri Sewol hari ini (30/5). Ini adalah penyelam kedua yang tewas dalam pencarian korban kapal feri yang tenggelam tanggal 16 April lalu yang menewaskan 288 jiwa.

16 korban lainnya masih berada di dalam kapal yang tenggelam dan kini masih terus diupayakan untuk menemukan mereka. Namun sejak tanggal 21 Mei tidak pernah ditemukan lagi mayat korban baru. Benda-benda keras di dalam kapal menjadi penghambat pencarian.

Penyelam tersebut yang berumur 46 tahun, termasuk dalam tim pencari yang berusaha membuat lubang baru ke dalam kapal, di tengah arus yang kuat dan daya pandang yang lemah karena air laut yang keruh.

Para penyelam lain mengangkat jenasah penyelam naas tersebut ke permukaan dalam kondisi tidak sadar dan berdarah. Ia kemudian dinyatakan meninggal setelah sempat menjalani perawatan di rumah sakit.

Sebelumnya pada bulan Mei lalu, seorang penyelam juga tewas setelah pingsan di dalam air.

“Ini adalah hari ke-45 setelah bencana dan hari ke-9 tidak ditemukannya lagi jenasah korban,” kata Bae Eui-cheol, jubir keluarga korban yang masih belum ditemukan, kepada BBC, Jumat (30/5)(ca/bbc)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL