Sumber: tribunnews.com

Jakarta, LiputanIslam.com— Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS pada perdagangan pasar spot Kamis (11/4) sore menguat 0,09 persen di posisi 14.139 per dolar AS dari posisi sebelumnya Rp 14.152 per dolar AS.

Sementara itu, berdasarkan referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (JISDOR) saat ini rupiah berada di posisi Rp 14.156 per dolar AS.

Direktur Utama PT Garuda Berjangka Ibrahim mengatakan pergerakan rupiah dipicu oleh sentimen global, terutama pengumuman bank Sentral AS Federal Reserve yang dirilis Rabu (10/4) malam.

The Fed menyatakan bank sentral AS masih membuka ruang kenaikan suku bunga acuan sebelum akhir tahun bila kodisi perekonomian membaik. Namun, sejauh ini hawa perlambatan ekonomi AS masih terasa.

“pembukaan lapangan kerja di AS turun dari 7,62 juta di Januari menjadi 7,09 juta di Februari menunjukkan hawa perlambatan tersebut,” kata Ibrahim, Kamis (11/4).

Meskipun demikian, The Fed masih melemparkan pada dovish. Selain itu, sentimen dovish dilontarkan oleh Bank Sentral Eropa setelah melihat inflasi zona Eropa yang semakin melemah.

Sentimen lain muncul dari optimism ekonomi China setelah daya inflasi terbaru menunjukkan 0,4 persen secara tahunan. Pergerakan ini merupakan kenaikan pertama dalam Sembilan bulan terakhir.

Dia menyampaikan, pergerakan tersebut menunjukkan dunia usaha China mulai pulih dan ditopang oleh stimulus fiskal dan moneter yang digelontorkan pemerintah dan bank sentral China. (sh/cnnindonesia)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*