Edinburg, LiputanIslam.com–Presiden AS Donald Trump telah menginjakkan kaki di Skotlandia pada Sabtu (14/7/18). Namun, kunjungannya kali ini lagi-lagi disambut aksi demo oleh ribuan warga Skotlandia.

Trump sampai di bandara Prestwick pada malam hari setelah kunjungan resmi di London, Inggris, di mana ia bertemu PM Theresa May dan Ratu Elizabeth. Kunjungannya di Inggris pun diwarnai aksi protes.

Di Skotlandia, Trump berencana menghabiskan akhir minggu di salah satu resor golf pribadinya di Turnberry, sembari mempersiapkan pertemuan dengan Presiden Rusia, Vladimir Putin, pada Senin depan.

Warga Skotlandia berkumpul di resor golf Trump dengan membawa palayang dengan spanduk bertuliskan, “Trump: Di bawah standar.”

Aksi ini diorganisir oleh organisasi Scotland United Against Trump. Mereka mengklaim, aksi itu dimaksudkan untuk memprotes “politik perpecahan dan kebencian” yang dilakukan oleh Trump.

Sang presiden AS ke-45 itu disambut baik oleh menlu Skotlandia, David Mundell, yang mengatakan dirinya “senang dapat menyambut Mr. Trump atas nama pemerintah Inggris.”

“Inggris dan AS memiliki hubungan yang panjang dan penting. Kita punya hubungan budaya yang dekat, persahabatan ekonomi yang kuat, dan AS adalah salah satu sekutu keamanan kami yang paling penting,” kata Mundell.

“Kunjungan sang presiden adalah kesempatan untuk memperkuat hubungan-hubungan penting ini. Mr. Trump sangat bangga atas darah Skotlandia-nya, dan saya harap beliau menikmati kunjungan di Skotlandia,” paparnya. (ra/presstv)

 

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*