macauMacao, LiputanIslam.com — Presiden Cina Xi Jinping mengadakan kunjungan kerja ke  Macao, Jumat (19/12) di tengah upaya Beijing menekan pusat judi ini untuk tidak lagi mengandalkan kasino sebagai pendapatan daerahnya.

Kunjungan selama dua hari ini menandai peringatan 15 tahun penyerahan Macao dari Portugal ke Cina, selain menjadi pesan kepada wilayah semi otonom ini untuk hidup tanpa terus mengandalkan meja judi.

Macao adalah satu-satunya wilayah Cina yang melegalkan judi. Setelah dibuka untuk kompetisi asing pada 2002, Macao menjadi surga bagi penjudi sehinga mengalahkan Las Vegas sebagai ibukota judi dunia dalam hal pendapatan yang diraup. Tapi Oktober lalu angka itu anjlok 23 persen menjadi $3,51 miliar dibandingkan bulan yang sama tahun 2013.

Menurut para analis penurunan itu disebabkan karena berkurangnya penjudi yang datang setelah Xi melancarkan perang anti-korupsi di Cina.

Belum lama bulan ini seorang pejabat teras Cina untuk Hong Kong dan Macao, Li Fei, memperingatkan Macao untuk mempertimbangkan lagi ketergantungannya pada judi, demi kepentingan nasional.

“Xi Jinping tak akan mengkritik pemerintah Macao (selama kunjungan itu), tetapi Li Fei sudah mengatakan Macao tidak boleh lagi menggantungkan diri kepada kapitalisme kasino,” kata analis berbasis di Hong Kong, Sonny Lo, sebagaimana dilansir Antara.

Bagian dari pesan Xi adalah bahwa Macao mesti melakukan penyesuaian ekonomi demi diversifikasi ekonominya, ketimbang sangat menggantungkan diri pada kasino yang telah menjadi tempat penyembunyian harta yang aman bagi pejabat-pejabat Cina yang korup, kata Lo seperti dikutip AFP.(ca)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL