mexico mass graveMexico City, LiputanIslam.com — Polisi Mexico menemukan 28 jasad di dalam satu kuburan massal di negara bagian Veracruz, Rabu (19/6). Diduga kuat mereka adalah korban perang antar geng narkoba yang telah menelan puluhan ribu jiwa sejak tahun 2006.

Polisi belum memberikan keterangan tentang penyebab kematian mereka, namun mereka memperingatkan kemungkinan jumlah korban lebih besar lagi. Demikian laporan BBC, Rabu petang (18/6).

Veracruz merupakan wilayah yang menjadi ajang pertempuran antar geng narkoba, sementara puluhan ribu imigran gelap dari Amerika Latin setiap tahunnya melintasi wilayah itu menuju AS.

Sejak tahun 2007 aksi-aksi perang narkoba yang melibatkan aparat keamanan dan kelompok-kelompok pengedar narkoba telah menewaskan sekitar 85.000 orang.

Penemuan kuburan massal itu itu bermula dari informasi yang diberikan seseorang tak dikenal melalui telepon dari sebuah kawasan pertanian di dekat perbatasan dengan negara bagian Oaxaca.

Pasukan Marinir terlihat berjaga-jaga di sekitar kuburan massal tersebut ketika polisi berusaha mengangkat mayat-mayat dan memulai proses penyelidikan.

Dalam beberapa tahun terakhir otoritas Mexico telah menemukan sejumlah kuburan massal yang berisi ratusan mayat. Polisi menyimpulkan mereka adalah korban perang antar geng narkoba. Sebagian mayat adalah imigran yang dibunuh karena menolak bergabung dengan geng narkoba.

Dua geng narkoba terbesar, Gulf dan Zetas telah terlibat perang sengit memperebutkan wilayah Veracruz.

Sejak tahun 2006 pemerintah Mexico menggelar operasi besar-besaran yang melibatkan kekuatan militer untuk menghancurkan kekuatan geng-geng narkoba. Namun meski sebagian besar pemimpin geng telah ditangkap dan kelompoknya berhasil dihancurkan, selalu muncul geng-geng penggantinya yang tidak kalah kuat.

Menurut data dari Wikipedia nilai perdagangan narkoba yang diselundupkan ke AS melalui Mexico mencapai $13,6 miliar hingga $49,4 miliar per-tahun.

Selama pemerintahan Presiden Felipe Calderón (2006–12), angka resmi kematian akibat perang narkoba di Mexico mencapai 60.000. Angka itu belum termasuk puluhan ribu korban lainnya yang hilang.(ca)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL