kuburan baruMexico City, LiputanIslam.com — Aparat penegak hukum Mexico kini tengah melakukan penyelidikan atas sebuah kuburan massal baru yang ditemukan yang diduga berisi jenasah 43 pelajar sekolah keguruan yang hilang.

Jaksa Agung Jesus Murillo Karam mengatakan penemuan kuburan massal yang terletak di selatan negara bagian Guerrero itu adalah berkat informasi yang diberikan oleh 2 orang anggota gangster obat-obatan  terlarang yang ditangkap. Demikian BBC News melaporkan, Selasa (28/10).

Laporan-laporan menyebutkan, 43 pelajar sekolah keguruan di kota Iguala diserahkan kepada kelompok gangster obat-obatan terlarang lokal, Guerrero Unidos, setelah polisi menangkap mereka usai menggelar demonstrasi menentang kebijakan pemerintah kota Iguala terhadap guru pada tanggal 26 September lalu.

Sebelumnya sebuah kuburan massal lainnya telah ditemukan, namun setelah dilakukan uji forensik terhadap jenasah-jenasah yang ada dipastikan kuburan itu tidak ada kaitannya dengan para pelajar yang hilang.

Puluhan orang, sebagian besar polisi dan anggota kelompok gangster Guerrero, telah ditangkap terkait kasus ini. Seorang pimpinan gangster tewas ditembak dan seorang lainnya juga ditangkap. Sedangkan Walikota Iguala beserta istri dan kepala kepolisian kota itu kini menjadi buronan. Kasus ini juga telah memaksa Gubernur Guerrero mengundurkan diri.

Kuburan massal yang baru ditemukan ini berada di dekat kota Cocula, sekitar 17 km dari Iguala.

Murillo Karam mengatakan bahwa 2 dari 4 tersangka yang ditangkap hari Senin (27/10) diduga memiliki banyak informasi penting terkait kasus ini. Mereka mengakui telah “menerima sekelompok orang” pada malam hari tanggal 26 September, saat 43 pelajar yang hilang terakhir terlihat.

“Kami telah mendapatkan orang yang melakukan penculikan terhadap para pelajar itu,” kata Murillo Karam kepada wartawan.

Keempat tersangka baru itu adalah anggota gangster  Guerreros Unidos.(ca)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL