cy_tokmakjianHavana, LiputanIslam.com — Sebuah pengadilan di Kuba menjatuhkan hukuman penjara selama 15 tahun kepada seorang eksekutif senior perusahaan transportasi Kanada karena dakwaan penyuapan.

Sebagaimana dilaporkan BBC News, Minggu (28/9), pengusaha tersebut, Cy Tokmakjian (74 tahun), ditangkap pada tahun 2011 dalam satu operasi anti-korupsi yang digelar pemerintah Kuba. Namun ia membantah tuduhan tersebut.

Tokmakjian Group menyebutkan, pengadilan Kuba telah menyita asset-assetnya di Kuba senilai $100 juta. Belum ada keterangan pemerintah Kuba atas kasus ini.

Dua ekskutif Tokmakjian Group lainnya, Claudio Vetere dan Marco Puche, juga mendapatkan hukuman penjara masing-masing selama 8 dan 12 tahun.

Perusahaan berbasis di Ontario, Kanada, itu bergerak di bidang transportasi, pertambangan dan peralatan konstruksi.

Kantor cabang perusahaan ini di Havana, digerebek polisi tahun 2011 ketika Presiden Raul Castro melancarkan kampanye anti-korupsi di seluruh negeri.

Tahun lalu anggota parlemen Kanada Peter Kent mengunjungi Tokmakjian di tempat penahanannya.

“Pengadilan kasus ini, dari segala sisi sangat tidak adil dan sepenuhnya rekayasa,” kata Kent kepada Financial Post tahun lalu.

Tokmakjian Group merupakan distributor tunggal produk-produk Hyundai di Kuba, yang kini tengah berusaha mendapatkan kontrak-kontrak peremajaan peralatan transportasi yang sudah usang.

Perudahaan ini telah melancarkan gugatan senilai $200 juta kepada pemerintah Kuba melalui International Chamber of Commerce di Paris, juga melalui Mahkamah Agung negara bagian Ontario, Kanada.(ca)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL