Sumber: Telusur

Bangkok, LiputanIslam.com — Dalam KTT ke-10 ASEAN Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) yang dilaksanakan di Impact Exhibition and Convention Center, Bangkok, Thailand, Minggu (3/11), Indonesia mendapatkan apresiasi secara khusus dari PBB dalam rangka menjembatani upaya perdamaian dunia. Khususnya saat Indonesia menjadi anggota tidak tetap Dewan Keamanan PBB.

“Dalam pertemuan dengan UN tadi secara khusus Sekjen PBB menyampaikan apresiasi terhadap peran yang dimainkan Indonesia sebagai bridge builder (menjembatani) selama ini, terutama selama Indonesia menjadi anggota tidak tetap Dewan Keamanan PBB,” ujar Menteri Luar Negeri yang turut mendampingi Presiden Joko Widodo dalam pertemuan itu.

Menurutnya, ASEAN telah mampu menjaga dan menjadi motor terciptanya perdamaian dan stabilitas di kawasan. Oleh karenanya, Presiden menyarankan untuk menunjukkan peran dan manfaat ASEAN serta kontribusinya bagi masyarakat dunia, sinergi antara organisasi kawasan yang kuat dengan PBB dipandang perlu untuk semakin ditingkatkan.

“Presiden menekankan bahwa sinergi yang kuat antara organisasi kawasan seperti ASEAN dengan PBB ini sangat penting artinya karena kalau kawasannya kuat berarti berkontribusi terhadap perdamaian dunia,” ucapnya.

Baca juga: Bertemu Sekjen PBB, Presiden Jokowi Bahas Soal Palestina

Untuk mengupayakan hal tersebut, Presiden Joko Widodo menyampaikan komitmen Indonesia untuk terus menjadikan isu mendorong sinergi antara organisasi kawasan dengan PBB sebagai isu prioritas selama menjadi anggota tidak tetap Dewan Keamanan PBB.

“Presiden mengatakan,selama Indonesia duduk di dalam Dewan Keamanan PBB isu sinergitas antara kawasan dan PBB ini menjadi salah satu prioritas utama keanggotaan Indonesia di dalam Dewan Keamanan PBB,” kata Menlu. (Ay/Antara/Detik)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*