kerry. ukraina

Sumber foto; IRIB

LiputanIslam.com — Kementerian Pertahanan Polandia menyatakan bahwa AS mengirimkan selusin jet tempur F-16 ke Polandia dalam rangka manuver militer.

Kementerian itu pada hari Minggu menyebutkan bahwa sebanyak 300 personil militer AS juga akan dikirim ke Polandia sebagai bagian dari manuver, dan menambahkan bahwa pengerahan pasukan itu akan rampung pada hari Kamis, demikian dilaporkan AFP.

Kementerian Polandia mengatakan bahwa pengerahan pasukan AS disepakati dalam kontak telepon antara Menteri Pertahanan AS Chuck Hagel dan mitra Polandia-nya Tomasz Siemoniak.

“Unit ini akan terdiri dari 12 pesawat F-16 dan 300 pasukan,” kata juru bicara Kementerian Pertahanan Polandia Jacek Sonta.

Pengiriman pasukan AS itu dilakukan menyusul kebuntuan antara Rusia dan Barat atas krisis Ukraina. Rusia mengirim pasukan ke Ukraina Republik Otonomi Crimea setelah parlemen Rusia memberi lampu hijau kepada Presiden Vladimir Putin untuk menggunakan angkatan bersenjatanya untuk melindungi kepentingan Rusia di wilayah itu.

Kamis lalu, anggota parlemen Crimea dengan suara bulat menyatakan mereka ingin bergabung dengan Rusia dan akan melakukan referendum terkait hal ini dalam 10 hari. Pemerintah Ukraina yang baru, menilai referendum itu ilegal, dan akan melakukan penyelidikan kriminal terhadap Perdana Menteri Crimea Sergei Askyonov.

“Ini merupakan sebuah keputusan tidak sah dan apa yang disebut referendum ini tidak memiliki dasar hukum sama sekali. Itulah alasannya mengapa kami mendesak pemerintah Rusia untuk tidak mendukung mereka yang mendukung separatisme di Ukraina,” kata Perdana Menteri interim Ukraina Arseny Yatseniuk. Yatseniuk juga mengatakan bahwa Crimea akan tetap menjadi bagian integral dari Ukraina. (LiputanIslam.com/IRIB Indonesia/af)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*