Sumber: AMN

Damaskus,LiputanIslam.com—Sanksi ekonomi yang dijatuhkan oleh pemerintah AS ke Suriah akan semakin mempersulit kehidupan rakyat Suriah. Demi melanggengkan kontrolnya yang mulai memudar di Suriah, pemerintah AS mulai menjatuhkan sanksi ekonomi ke negara itu. Tapi, sanksi yang bertujuan untuk mengendalikan pemerintah Suriah itu justru semakin mempersulit kehidupan orang-orang di Suriah.

Seorang kolumnis di The Jordan Times, Michael Jansen, menggambarkan dalam tulisannya pada Kamis (18/4), betapa pemerintah AS dan Uni Eropa secara bertahap telah meningkatkan larangan impor bahan-bahan pokok ke Suriah dan menolak bantuan dana rekonstruksi untuk negara tersebut.

Ia menyampaikan pasokan listrik di Kota Damaskus hanya dapat digunakan selama empat jam yang dibagi dua jam untuk siang dan dua jam lagi untuk malam. Di provinsi lainnya, pemotongan aliran listrik diberlakukan berbeda-beda.

Kapal-kapal minyak Iran yang mencoba untuk mengirim bantuan ke Suriah telah dilarang melewati Terusan Suez. Begitu pun dengan kapal-kapal Rusia juga dilarang untuk berlabuh di pelabuhan-pelabuhan Suriah. (fd/AMD/Jordan Times)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*