LiputanIslam.com – Komisi Pemilihan Umum (KPU) menghimbau kepada seluruh lembaga survei terdaftar untuk menaati aturan Pasal 449 Ayat 5 UU No. 7 Tahun 2017 yang hanya membolehkan pengumuman hasil hitung cepat (quick count) paling cepat 2 jam setelah selesai pemungutan suara.

“Dengan adanya putusan Mahkamah Konstitusi (MK) yang menolak Judicial Review (JR) atas quick count lembaga survei itu maka UU itu kan efektif berlaku. Jika dilanggar maka akan ada sanksi pidana, “ujar Wahyu Setiawan, Komisioner KPU di kantornya Jakarta Pusat, Selasa (16/4).

Pasal tersebut berisi bahwa pengumuman hasil quick count hanya boleh dilakukan paling cepat 2 jam setelah selesai pemungutan suara. Hal ini dilakukan dengan alasan untuk melindungi kemurnian suara pemilih.

Karena pemungutan suara dilakukan dari pukul 07.00 sampai 13.00. Jadi baru bisa mengumumkan hasil quick count pada pukul 15.00 WIB. (Ayu/Tempo)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*