anak kampanyeJakarta, LiputanIslam.com — Komisi Pemilihan Umum Daerah Istimewa Yogyakarta mengingatkan partai politik untuk tidak melibatkan anak-anak di bawah umur dalam pelaksanaan kampanye terbuka Pemilu 2014.

“Kami mengingatkan kepada partai politik agar tidak mengikutsertakan anak-anak dalam kampanye karena melanggar aturan,” kata komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) DIY, Nur Huri Mustofa di Yogyakarta, Selasa (18/3).

Menurut dia, larangan pelibatan anak dalam kampanye telah meanggar peraturan komisi pemilihan umum (PKPU) nomor 1 dan 15, tentang pelaksanaan kampanye.

“Logikanya kampanye kan bertujuan untuk menyampaikan visi dan misi calon legislatif atau presiden kepada calon pemilih. Padahal anak kan belum punya hak pilih, jadi ini melanggar,” katanya.

Selanjutnya, kata dia, sanksi bagi parpol yang masih melanggar ketentuan itu, terancam kegiatan kampanye yang akan dilakukannya dibubarkan. Namun, hal itu juga mengikuti hasil pengamatan dan laporan dari Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) DIY.

Menurut dia pelanggaran dengan mengikutsertakan anak-anak dalam kampanye termasuk dalam pelanggaran administratif, sehingga masih dapat ditangani oleh KPU.

“Untuk melakukan rekomendasi eksekusi pelanggaran itu, KPU harus menunggu rekomendasi dari Bawaslu terlebih dahulu,” katanya.

Selain itu, ia menambahkan, simpatisan parpol juga tidak diperkenankan melakukan konvoi saat menuju lokasi kampanye terbuka.

“Arak-arakan tidak boleh dilakukan karena selain melanggar PKPU, kami juga memasrahkan penindakan konvoi kepada kepolisian lalu lintas sesuai Undang.-Undang (UU) lalu lintas,” katanya.(ca/republika.co.id)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*