anggito-abimanyuJakarta, LiputanIslam.com — Layaknya pejabat lainnya yang instansinya diperiksa KPK karena dugaan korupsi, Dirjen Haji dan Umroh Departemen Agama mestinya terkejut atau bahkan khawatir penyidikan tersebut akan menyeretnya ke Pengadilan Tipikor. Namun Anggito Abimanyu, sang dirjen, justru terkesan santai ketika instansinya menjadi obyek pemeriksaan KPK.

“Saya tidak kaget, karena menurut saya semuanya wajar. Dana tahun 2012 itu sudah diaudit dan hasilnya wajar, sementara untuk dana tahun 2013 proses audit akan segera selesai,” ujar Anggito saat berbincang dengan media, Sabtu (8/2).

Menurut Anggito, yang tengah diselidiki KPK kemungkinan bukan penyelewengan dana haji, melainkan dua hal penting lain yang menurutnya sedang didalami KPK.

“Saya menduga yang tengah didalami KPK itu satu mengenai kontrak pelayanan di Arab dan yang kedua mekanisme penetapan PPIH (Panitia Penyelenggara Ibadah Haji),” jelasnya.

Apa yang dikatakannya tentu beralasan. Pasalnya KPK pernah meminta keterangan dari beberapa anggota komisi VIII DPR yang memang bermitra dengan Depag.

“Dalam rapat dengan DPR kan pasti ada beberapa kesepakatan, itu mungkin juga yang didalami,” tambah Anggito.

Pihak KPK sendiri hingga saat ini belum menjelaskan dengan gamblang terkait penyelidikan dana umat ini. Pihak KPK masih terus melakukan penelusuran dan pendalaman untuk mengetahui ada tidaknya dugaan korupsi dalam pengelolaan dana haji tahun 2012-2013.(ca/detiknews)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL