Pyongyang, LiputanIslam.com–Duta Korea Utara untuk PBB, Kim in Ryong, mengatakan bahwa aksi provokasi oleh AS dapat mengakibatkan perang nuklir pecah kapan saja di semenanjung Korea.

Berbicara di konferensi pers di New York pada Senin lalu, Kim mengecam AS karena merusak stabilitas dan perdamaian dunia dengan sifat “gangster” mereka.

“AS masuk ke Korea Selatan, di semenanjung Korea– kawasan hotspot terbesar di dunia dengan perlengkapan senjata nuklir. Itu sangat mengancam kedamaian dan keamanan di semenanjung dan membawa ke jurang peperangan,” kata Kim kepada para wartawan.

“AS telah menciptakan situasi membahayakan di mana perang nuklir dapat pecah kapan saja dan mengancam perdamaian di timur laut Asia.” tambahnya.

Beberapa waktu lalu, pemerintah Korut diancam oleh militer AS dengan sistem rudal THAAD (Terminal High Altitude Area Defense) di Korea Selatan. Rusia dan Cina mengkritik aksi militer AS ini, di mana Menlu Rusia Sergey Lavrov menyebutnya sebagai tindakan“disproporsional.” Kim juga mengkritik AS dan Korea Selatan yang melakukan “latihan peran agresif”di semenanjung Korea yang ia nilai sebagai akar dari ketegangan di kawasan.

“AS harus kembali ke akal sehat mereka dan kembali ke opsi yang diutamakan,” ujar Kim.

“Ujicoba rudal kami adalah proses normal untuk mengembangkan kapabilitas dan kualitas pertahanan kami untuk mempertahankan hak-hak, keselamatan, dan keamanan kami di semenanjung Korea,” jelasnya. (ra/rt)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL