utusan korutPyongyang, LiputanIslam.com — Pemimpin Korea Utara (Korut) Kim Jong-un mengirim utusan khusus ke Rusia. Demikian laporan media resmi Korut tanpa menyebutkan tujuan pengiriman utusan itu.

Sebagaimana dilaporkan BBC News dengan mengutip kantor berita Korut KCNA, tidak ada keterangan juga tentang waktu kunjungan dilakukan oleh Choe Ryong-hae, petinggi partai komunis Korut itu.

Di era Uni Sovyet, Rusia adalah sekutu kuat Korut, sebagai pemasok senjata-senjata canggih dan bantuan kemanusiaan. Di sisi lain, hubungan Korut dengan Cina, sekutu lama lainnya, akhir-akhir ini mengalami penurunan setelah Cina mengkritik program nuklir Korut.

Cina menjauhkan diri dari Korut tahun lalu setelah Korut melakukan ujicoba nuklirnya dan mengancam serangan nuklir terhadap Korsel dan AS. Sebaliknya, Korut juga menarik diri dari perundingan program nuklirnya dengan “Kelompok 6” yang meliputi Cina, Rusia, Jepang, AS, dan kedua Korea.

Pengiriman utusan khusus itu dilakukan menjelang Sidang Umum PBB minggu depan membahas pelanggaran HAM Korut, yang draft resolusinya diajukan oleh Jepang dan Uni Eropa.

Choe Ryong-hae dianggap sebagai salah satu orang terdekat Kim Jong Un. Tahun lalu ia juga menjadi utusan khusus ke Cina untuk bertemu Presiden Xi Jinping. Choe juga salah satu delegasi yang berkunjung ke Korsel Oktober lalu.(ca)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL