Washington, LiputanIslam.com—Presiden AS Donald Trump menyebut pemimpin Korea Utara, Kim Jung-un, sebagai orang yang “sangat terhormat” setelah negara sosialis itu memutuskan untuk menghentikan uji coba nuklir.

“Dia telah menjadi orang yang sangat terbuka, dan saya pikir, sangat terhormat dari semua yang kita lihat,” kata Trump dalam pertemuan dengan Presiden Prancis, Emmanuel Macron, di Gedung Putih pada Selasa (24/4/18).

“Tidak seperti pemerintahan sebelumnya, saya akan meninggalkan meja [perundingan]. Namun saya pikir kita punya kesempatan untuk melakukan sesuatu yang sangat istimewa,” tambahnya.

Pada Jumat lalu, Kim mengumumkan rencana untuk menghentikan ujicoba rudal dan nuklir dan menutup sebuah situs nuklir negaranya.

Trump pun memuji langkah ini. Dalam sebuah tweet, dia menyebut hal ini “berita baik untuk Korea Utara dan Dunia”.

Namun, Trump mengaku hanya akan membicarakan pencabutan sanksi kepada Korut setelah negara itu benar-benar menghapus program nuklir mereka.

Retorika presiden ke-45 AS ini jauh berbeda dibandingkan tahun lalu, di mana dia mencaci Kim dengan sebutan “manusia roket” dan mengancam akan menghancurkan Korea Utara dengan “api dan amarah.” (ra/presstv)

 

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*