A missile is carried by a military vehicle during a parade in PyongyangPyongyang, LiputanIslam.com — AS dan Korut dikabarkan tengah berupaya memulai perundingan baru tentang program nuklir Korut. Upaya-upaya rahasia telah dilakukan kedua pihak untuk mewujudkan perundingan itu. Demikian Russia Today melaporkan, Selasa (3/2).

“Dengan kedua pihak melakukan kontak resmi yang keras sembari terlibat dalam “pembicaraan tentang pembicaraan”, demikian media AS melaporkan,” tulis Russia Today dalam laporannya itu.

Menurut laporan itu para pejabat senior AS telah bertemu Ri Yong Ho, Wakil Menlu dan ketua tim perunding program nuklir Korut, bulan lalu di Singapura. Dalam pertemuan itu mereka sepakat untuk mempertemukan utusan khusus AS untuk Korut Sung Kim, untuk bertemu dengan para pejabat senior Menlu Korut dan pejabat-pejabat tinggi lain.

“Kami telah mengumumkan secara jelas bahwa kami terbuka untuk berhubungan, dialog substantif dengan Korut tentang isu denuklirisasi,” kata Sung Kim hari Jumat lalu setelah rencana pertemuan di Beijing mengalami kegagalan.

“Pertanyaannya bukanlah apa yang akan kami lakukan, melainkan apa Korut serius untuk melakukan diskusi-diskusi yang serius dan produktif tentang masalah nuklir,” tambah Kim.

Pada hari Minggu (1/2) Korut menuduh AS menolak undangannya. Masalah tempat pertemuan memang masih menjadi masalah.

Meski kedua pihak masih mengeluarkan pernyataan-pernyataan keras, “pembicaraan tentang pembicaraan” masih terus berlangsung. Demikian lapor Washington Post.

Pada tahun 2009 Korut menghentikan perundingan nuklirnya dengan AS dan Rusia, Cina, Jepang, dan Korsel yang telah berlangsung sejak tahun 2003. Hubungan kedua negara semakin memburuk setelah munculnya tuduhan Korut sebagai pelaku serangan siber terhadap perusahaan pembuat film “The Interview” akhir tahun lalu.(ca)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL