fowlePyongyang, LiputanIslam.com — Seorang warga negara AS yang ditahan Korea Utara (Korut) dibebaskan, hari Selasa (21/10) dan kini tengah dalam perjalanan pulang ke negaranya.

Jeffrey Fowle, satu dari 3 warga AS yang ditahan Korut, dibebaskan setelah melalui proses perundingan yang berulangkali. Demikian pernyataan Jubir Kemenlu AS Marie Harf sebagaimana dilaporkan BBC News.

Fowle menambahkan, pemerintah AS kini tengah berusaha membebaskan 2 tahanan lainnya, Matthew Miller dan  Kenneth Bae.

AS menuduh Korut sengaja menggunakan warga AS yang ditahan sebagai alat tawar politik terkait dengan sanksi AS dan sekutu-sekutunya terhadap Korut karena program nuklir Korut.

Fowle (56 tahun) memasuki Korut tanggal 29 April lalu. Ia ditahan bulan Juni saat hendak meninggalkan negara itu dengan tuduhan “kejahatan melawan negara”, dikabarkan setelah meninggalkan kitab Injil di hotel tempatnya menginap.

Korut menganggap misionaris sebagai sebuah kejahatan.

Pada bulan Agustus lalu Fowle dan rekannya, Matthew Miller membuat permohonan via televisi kepada pemerintah AS untuk membantu pembebasan mereka. Menanggapi hal ini, Kemenlu AS menyatakan bahwa pembebasan mereka menjadi “prioritas utama pemerintah AS”.

Tidak lama kemudian Matthew Miller dijatuhi hukuman kerja paksa selama 6 tahun atas dakwaan “tindakan permusuhan”.

Marie Harf mengatakan bahwa otoritas Korut telah menghubungi pemerintah AS untuk membawa keluar Jeffrey Fowle dari Korut sebagai salah satu syarat pembebasan.  Ia pun menyampaikan terima kasihnya kepada para diplomat Swedia di Korut yang membantu negosiasi. Kedubes Swedia merupakan wakil resmi pemerintah AS di Korut, karena AS tidak memiliki hubungan diplomatik dengan Korut.

AS telah menunjuk seorang pensiunan diplomat senior sebagai utusan pemerintah AS untuk bertemu para pejabat Korut. Namun Korut menolak kedatangannya setelah membantah tuduhan AS tentang penggunaan tawanan sebagai alat tawar politik.(ca)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL