utusan korutPyongyang, LiputanIslam.com — Korea Utara (Korut) membatantah telah melakukan serangan siber terhadap Sony Pictures terkait dengan peluncuran film produksinya yang menggambarkan pemimpin Korut Kim Jong-un.

Sony kini tengah melakukan penyelidikan setelah sistem komputernya mengalami serangan siber sehingga menggagalkan peluncuran film produksinya yang dipasarkan secara online.

Ketika ditanya tentang kemungkinan Korut sebagai pelaku serangan itu, jubir pemerintah Korut menjawab, “Tunggu dan lihat yang terjadi!”. Demikian BBC News melaporkan, Senin (1/12) petang.

Pada bulan Juni lalu Korut mengajukan protes ke PBB dan AS atas film komedi produksi Sony yang memparodikan Kim Jong-Un, “The Interview”. Dalam film itu aktor Seth Rogen dan James Franco memerankan 2 wartawan yang akan melakukan wawancara dengan Kim Jong-un. CIA kemudian meminta mereka  melakukan aksi pembunuhan terhadap Kim.

Korut menyebut film itu sebagai “tindakan perang” dan “pendorong terorisme”, dan mendesak AS dan PBB untuk memblokir film itu.

Sistem komputer Sony Pictures yang berbasis di California, AS, mengalami kerusakan minggu lalu, kemudian para “hacker” mempublis film yang belum dirilis itu di dunia maya.

Mengomentari tuduhan tersebut, jubir pemerintah Korut di PBB mengatakan: “Negara-negara musuh selalu mengait-kaitkan samua hal dengan kami (Korut). Saya sarankan kepada Anda (wartawan) untuk menunggu dan melihat.”

Pada hari Senin (1/12) Sony Pictures mengumumkan telah berhasil memperbaiki kerusakan pada sistem komputernya. Mereka menyebutkan telah bekerjasama intensif dengan lembaga-lembaga keamanan untuk menyelidiki kasus ini, namun tidak menyebut-nyebut Korut sebagai pelakunya.

FBI membenarkan keterlibatannya dalam penyelidikan kasus ini dan mengingatkan kepada kalangan bisnis AS bahwa sejumlah “hackers” telah melakukan sejumlah serangan siber dengan virus-virus destruktif.(ca)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL