Pyongyang, LiputanIslam.com—Korea Utara mengancam Inggris dan Australia dengan serangan yang mematikan jika kedua negara ini ikut berpartisipasi dalam latihan militer AS dan Korea Selatan.

AS dan Korsel tengah menggelar latihan militer bernama Ulchi Freedom Guardian, yang dinilai Korut merupakan bukti bahwa Washington berniat menginvasi negaranya. Pemerintah Korut lewat media KCNA memperingatkan AS dan “boneka-bonekanya” untuk “bertindak dengan bijaksana jika mereka ingin menghindari momen mematikan yang bersejarah.”

“Kenyataan secara jelas memperlihatkan ambisi AS dalam menjatuhkan DPRK [pemerintah Korut] tidak berubah… dan ambisi negara-negara boneka untuk menjajah Korut,” tegas mereka.

“Kami sungguh memperingatkan bukan hanya AS dan negara boneka, namun juga negara satelit, termasuk Inggris dan Australi…bahwa mereka akan menghadapi kehancuran yang menyedihkan jika mereka ikut bermain api dengan ‘harimau perang’.’’ lanjut mereka.

Latihan militer ini merupakan yang terbesar di dunia, dimulai pada 21 Agustus dan berakhir di akhir bulan ini. Latihan semacam ini sejak dulu diikuti oleh sekutu militer AS seperti Australia, Inggris, Kanada, Denmark, Kolombia dan Belanda.

PM Australia Malcolm Turnbull baru-baru ini menyatakan diri akan ikut berperang bersama militer AS. Sebagai respon, Korut menyebut Australia melakukan “tindak bunuh diri” dengan mengikuti latihan ini. (ra/presstv)

 

 

 

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL