Pyongyang, LiputanIslam.com—Korea Utara mengancam akan melakukan serangan yang “tak terbayangkan” kepada AS setelah dilakukannya latihan militer antara AS dan Korea Selatan di Semenanjung Korea melibatkan kapal induk kolosal Amerika, USS Ronald Reagan.

“AS bertindak salah dengan menempatkan target utama di depan kami. AS harusnya tahu mereka akan menghadapi serangan yang tak terbayangkan di waktu yang tak bisa diduga,” tegas pemerintah Korut, seperti dilansir oleh kantor berita Korut, KCNA, pada Kamis (19/10/17).

Target utama yang dimaksud pemerintah Korut adalah kapal induk bertenaga nuklir seberat 100.000 ton, yang melakukan patroli sepanjang 160 kilometer di wilayah timur semenanjung dan dapat meluncurkan 90 bom F-18 Super Hornet dari deknya.

Latihan militer tersebut, yang dinilai oleh Pyongyang sangat provokatif, dimulai pada Senin lalu dan akan berlanjut sampai 26 Oktober. Mereka memakai 40 kapal perang yang berbaris dari Laut Kuning sampai Laut Jepang.

Korut mengecam aksi Seoul dan Washington itu yang disebutnya sebagai “persiapan untuk perang.”

Latihan militer ini dilakukan sebelum kunjungan Presiden AS Donald Trump ke Jepang dan Korsel pada 5 November nanti. (ra/presstv)

 

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL