foto: metrotv

foto: metrotv

Jakarta, LiputanIslam.com – Langkah tegas Prabowo Subianto memecat kadernya yang terlibat korupsi, rupanya diikuti oleh Partai Nasdem. Ya, Mantan Gubernur Sulawesi Tengah (Sulteng) Mayjen (Purn) Bendjela Paliudju dicopot dari jabatannya sebagai Ketua Dewan Pembina Partai NasDem Sulteng, setelah Kejaksaan Tinggi Sulteng menetapkan Bendjela sebagai tersangka kasus dugaan korupsi perjalanan dinas dan tindak pidana pencucian uang semasa menjabat sebagai gubernur. (Baca: Terlibat Kasus Suap, Kader Gerindra ini Dipecat Prabowo)

“Berdasarkan hasil rapat pleno DPW Nasdem Sulteng diputuskan untuk memberhentikan sementara HB Paliudju dari jabatan Ketua Dewan Pembina, serta mencabut sementara status keanggotaannya,” ujar Ketua DPW NasDem Sulteng Ahmad HM Ali, seperti dilansir detik.com, 2 Desember 2014.

Hanya saja, Ahmad menyebutkan bahwa DPW Nasdem Sulteng akan memberikan pendampingan hukum hingga persidangan bergulir. Bila nanti persidangan membuktikan Paliudju tidak bersalah, maka Nasdem Sulteng akan mengaktifkan kembali keanggotaan dan jabatan Paliudju.

Menurut Ahmad, kasus korupsi dan pencucian uang yang menyeret Paliudju diduga dilakukan jauh sebelum Paliudju terdaftar sebagai kader NasDem maupun Ketua Dewan Pembina Partai NasDem Sulteng, yakni periode jabatannya tahun 2006-2011.

Kejaksaan Tinggi Sulteng menetapkan Paliudju sebagai tersangka kasus dugaan korupsi
dukungan perjalanan dinas, biaya pemeliharaan kesehatan, dan penunjang operasional gubernur, berdasarkan surat perintah penyidikan Nomor: 289/R.2/Fd.1/11/2014, tertanggal 6 November 2014.

Dalam kasus tersebut, negara ditaksir mengalami kerugian sebesar lebih dari Rp 21 miliar. Penetapan itu setelah adanya pengembangan penyidikan melalui fakta persidangan kasus dugaan korupsi dan pencucian uang yang melibatkan mantan Bendahara Pemprov Sulteng Rita Sahara, yang juga adik ipar Paliudju. (ba)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL