kebiri kimiaSeoul, LiputanIslam.com — Korea Selatan (Korsel) menjadi negara pertama di Asia yang melakukan hukuman kebiri dengan suntikan kimia pada bulan Juli 2011 bagi pelaku kejahatan seksual terhadap anak di bawah umur 16 tahun.

Pengadilan memerintahkan pelaku yang berusia 31 tahun itu untuk dikebiri secara kimia selama tiga tahun setelah berulang kali memerkosa seorang gadis remaja. Demikian seperti dilaporkan Korea Herald, Rabu (21/10), seperti dilansir Antara.

Selain hukuman itu, pelaku juga diwajibkan melakukan terapi selama 200 jam dan memakai gelang kaki elektronik untuk pelacakan selama 20 tahun. Para advokat setempat menyatakan bahwa penggunaan hukum kebiri kimia merupakan metode yang efektif dan ilmiah untuk mengurangi kejahatan seksual.

Hukuman tersebut kemudian diperluas sehingga mencakup pelaku tindak kejahatan seksual terhadap anak di bawah 19 tahun. Hukuman ini ditetapkan dalam sebuah pertemuan menteri yang mengesahkan revisi rancangan undang-undang hukum kebiri. Demikian laporan itu menyebutkan.

Namun di sisi lain, sejumlah aktivis hak asasi manusia dan kelompok-kelompok agama menentang dan menganggapnya sebagai pelanggaran hak asasi serius.

Menurut penelitian yang dimuat National Center for Biotechnology Information, upaya manipulasi hormonal pertama yang dilaporkan untuk mengurangi perilaku seksual patologi terjadi pada 1994, saat diethylstilbestrol diresepkan untuk menurunkan kadar testosteron pada pria.

Sementara pada 1996, California menjadi negara bagian Amerika Serikat yang mengizinkan pengebirian baik secara kimia maupun melalui bedah untuk pelaku pelanggaran seksual.(ca)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL