tembok perbatasanSeoul, LiputanIslam.com — Pasukan perbatasan Korea Selatan (Korsel), hari Kamis (20/8), menembakkan puluhan artileri ke Korea Utara (Korut) sebagai respon atas serangan Korut.

Tidak ada korban jiwa dalam insiden tembak-menembak itu, namun Korsel memerintahkan warga untuk mengungsi, di wilayah perbatasan bagian barat negara itu dimana insiden tembak-menembak itu terjadi.

“Tembakan-tembakan oleh militer Korut dideteksi oleh radar kami pada pukul 15:52 (waktu setempat),” demikian keterangan pers Kemenhan Korsel, Kamis, seperti dilansir Russia Today.

Sebelumnya Kemenhan Korsel mengklaim telah mendeteksi tembakan-tembakan oleh militer Korut, namun tidak dibalas oleh militer Korsel.

Menurut laporan media Korsel KBS, tembakan Korut ditujukan kepada speaker yang menyerukan propaganda anti Korut di sepanjang perbatasan. Korut telah berulangkali meminta speaker-speaker tersebut dibongkar karena dianggap sebagai alat provokasi Korsel.

Sebelum tembakan-tembakan Korut itu terjadi, Korut kembali menuntut pembongkaran speaker-speaker itu dan memberi batas waktu kepada Korsel selama 48 jam. Demikian klaim Kemenhan Korsel.(ca)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL