Seoul, LiputanIslam.com– Korea Selatan tengah merencanakan sebuah perjanjian damai damai dengan Korea Utara, alih-alih perjanjian militer yang selama ini dipakai antar dua negara tetangga ini.

“Sabagai salah satu rencana, kami membicarakan kemungkinan mengubah [hubungan] rezim Semenanjung Korea berbasis militer ke perdamaian,” kata pejabat tinggi Korea Selatan pada Rabu (18/4/18).

Karena kedua pemimpin negara akan melakukan pertemuan untuk pertama kalinya, rencananya akan ada diskusi untuk mengakhiri tindakan bermusuhan antar kedua negara.

Korea Selatan dan Utara terpisah dengan perbatasan militer sejak akhir Perang Korea selama 7 dekade. Ketika perang selesai pada 1953, kedua negara menyetujui perjanjian gencatan senjata, namun bukan perjanjian perdamaian.

Maka dari itu, meski mereka tidak pernah berperang, mereka pun tidak pernah memiliki hubungan damai sejak 68 tahun terakhir.

Presiden Korsel Moon Jae-in kini dijadwalkan menemui pemimpin Korut Kim Jong-un di desa Panmunjom, Korsel, pada 27 April mendatang.

Sementara itu, Kim juga rencananya akan bertemu Presiden AS Donald Trump pada akhir Mei atau awal Juni. (ra/presstv)

 

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL