Pyongyang, LiputanIslam.com—Pemerintah Korea Utara telah memasukkan nama mantan Presiden Korea Selatan, Park Geun-hye, dalam daftar hukuman mati.

“Kami berdeklarasi di dalam atau luar negeri bahwa kami akan memberikan hukuman mati kepada pengkhianat Park Geun-hye,” ucap menteri keamanan Pyongyang pada Rabu (28/6/17), seperti dilansir oleh Agensi Berita Pusat Korea (KCNA).

Mereka beralasan, Park dan mantan direktur Agensi Intelijen Nasional Korea Selatan (NIS), Lee Byoung Ho, telah mengatur rencana pada tahun 2015 untuk membunuh pemimpin Korut, Kim Jong-un.

Park dan Lee juga disebutkan akan menerima kematian yang memilukan dan bahwa Korut akan melakukan hukuman itu “kapan saja, di mana saja, dan dengan metode apapun.”

KCNA tidak memberikan detil lebih lanjut terkait rencana pembunuhan ini.

Sebuah koran berita Jepang melaporkan pada minggu ini bahwa Park memang pernah menerima rencana untuk menjatuhkan Kim. Asahi Shimbun merilis berita pada Senin (26/6/17) bahwa plot pembunuhan ini diatur oleh agensi mata-mata Korsel.

NIS sendiri telah menolak tudingan Korut dengan alasan itu “tidak memiliki bukti.”

Dua kawasan Korea ini secara teknis berada dalam peperangan sejak konflik di semenanjung pada tahun 1953. (ra/presstv)

 

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL