china smokingSeoul, LiputanIslam.com — Demi mengurangi tingkat konsumsi rokok di negaranya, parlemen Korea Selatan hari Selasa (2/12) menyetujui kenaikan harga rokok hingga 80%.

Sebagaimana dilansir BBC News, Rabu (3/12) berdasar keputusan itu mulai 1 Januari 2015 mendatang harga rokok akan dinaikkan dari 2.500 won per-bungkus (sekitar Rp 30 ribu per-bungkus) menjadi 4.500 won.

Pemerintah berharap kenaikan harga tersebut akan mengurangi tingkat konsumsi rokok hingga 29% pada tahun 2020.

Korea Selatan merupakan negara dengan tingkat konsumsi rokok tertinggi di antara negara-negara maju dengan jumlah perokok prianya mencapai 43,7%, menurut data Kementrian Kesehatan setempat.

Salah satu faktor penyebab tingginya angka perokok, diperkirakan karena harga rokok di Korea Selatan relatif rendah dibandingkan negara-negara anggota Organisation for Economic Co-operation and Development (OECD). Sejak tahun 2004 bahkan harga rokok tidak mengalami kenaikan.

Selain persetujuan kenaikan itu, parlemen juga menyetujui kenaikan harga rokok selanjutnya yang berdasarkan pada tingkat inflasi.

Beberapa kebijakan anti-rokok juga telah dilakukan pemerintah, meski kurang berdampak. Di antaranya adalah larang merokok di tempat-tempat umum, larangan iklan rokok di toko-toko retil dan pemasangan gambar panyakit akibat rokok pada bungkus-bungkus rokok.(ca)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL