MERS Saudi-menRiyadh, liputanislam.com — Korban yang meninggal akibat wabah penyakit  “flu burung Timur Tengah” (Middle East Respiratory Syndrome Coronavirus (MERS-CoV)) yang melanda Saudi Arabia kini mencapai angka 59 orang. Korban terakhir yang berumur 60 tahun meninggal di sebuah rumah sakit di Riyadh. Demikian keterangan resmi Departemen Kesehatan Saudi hari Rabu (29/1).

Kementrian Kesehatan juga melaporkan ditemukannya beberapa kasus lainnya dalam beberapa waktu terakhir, termasuk yang menyebabkan kematian, hingga total kasus yang berhasil ditemukan mencapai 143 korban penyakit. Sementara itu badan kesehatan dunia, WHO, sejauh ini telah mengidentifikasi 180 kasus penyakit ini di seluruh dunia dengan korban jiwa mencapai 77 jiwa akibat virus ganas tersebut.

Virus penyebar penyakit ini pertama kali ditemukan pada tahun 2012 pada seorang warga Qatar yang tengah berkunjung ke Saudi. Hingga kini para ahli masih belum menemukan vaksin yang ampuh untuk membunuh virus pembawa penyakit ini. Penyakit sejenis juga telah ditemukan di Jordania, Qatar, Jerman, Perancis, Italia, Tunisia dan Inggris.

Virus MERS-CoV dianggap lebih berbahaya dari virus-virus lain, namun lebih sulit berkembang dibandingkan saudaranya virus flus burung (SARS) yang ditemukan tahun 2003 dan telah menjangkiti 8.273 orang, terutama di Asia Timur.(ca/press tv)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL