ebola2Conakry, LiputanIslam.com — Kementrian Kesehatan Guinea hari Senin (7/4)  mengumumkan korban meninggal akibat wabah virus ebola telah menjadi 95 orang. Sementara itu korban baru yang diduga terinfeksi virus juga bertambah dengan 52 orang lagi.

“Hingga saat ini pemerintah Guinea telah mencatat 151 kasus terduga terserang virus dan 95 korban meninggal,” kata ketua tim pencegahan virus Ebola, Sakoba Keita.

Kelompok Doctors Without Borders telah mengingatkan bahwa wabah kali ini telah menjadi lebih sulit dikendalikan dari wabah-wabah sebelumnya karena telah menyebar ke berbagai negara.

“Kita menghadapi epidemik yang tidak pernah terjadi sebelumnya dalam hal penyebarannya di negeri ini,” kata koordinator proyek Doctors Without Borders, Mariano Lugli.

Di Liberia, yang berbatasan dengan Guinea, virus ini juga diketahui telah menewaskan beberapa orang. Para pejabat Liberian pun langsung melakukan upaya pencegahan dengan memberlakukan pembatasan bepergian kepada penduduknya.

Hingga saat ini belum ditemukan obat yang bisa membunuh virus ebola, yang akibat infeksinya menyebabkan diare, muntah-muntah dan pendarahan hingga kematian. Sebelumnya virus ini hanya diketahui menyerang binatang, namun diduga karena perubahan demografi yang mengakibatkan pembabatan hutan, membuat virus ini mengalihkan sasarannya kepada manusia.

Virus ini menyebar melalui kontak langsung melalui darah, air ludah dan kotoran, juga melalui kontak seksual dan kontak langsung dengan mayat-mayat korban virus.

Pertama kali ditemukan di Republik Kongo tahun 1976, Ebola masih menjadi salah satu virus paling mematikan yang menewaskan 25% hingga 90% korban yang terkontaminasi.(ca/press tv)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*