perahu peziarahKupang, LiputanIslam.com — Dua dari empat korban yang masih dinyatakan hilang terkait kecelakaan perahu saat prosesi Samana Santa, akhirnya ditemukan tim SAR dalam keadaan tewas, Minggu (20/4). Kedua korban yang masih anak-anak itu ditemukan di perairan pulau Adonara, diduga terbawa arus laut.

“Dua korban pagi tadi sudah ditemukan tim SAR, masih dua lagi dalam pencarian,” kata Kepala Basarnas NTT Ketut Ardana kepada media, Minggu (20/4). Dua korban yang ditemukan yakni Kristian Betan (4 tahun) dan Donata Wain (8 tahun).

Korban Donata Wain ditemukan sekitar pukul 06.50 Wita, sedangkan Kristian Betan ditemukan sekitar pukul 08.00 Wita. Kedua jenazah langsung dievakuasi ke rumah sakit umum setempat.

Dengan ditemukan dua korban ini, maka masih terisa dua orang yang dilaporkan masih hilang yakni Satria Tukan, 9 tahun dan Joe Werang, 7 tahun. “Dua warga ini yang dilaporkan warga Desa Lewolere masih hilang,” katanya.

Pihaknya akan meningkatkan pencarian dua korban yang masih dinyatakan hilang tersebut di selat Gonzalu antara Pulau Flores dan Adonara. Dengan penemuan ini, maka jumlah korban tewas akibat tenggelam perahu saat prosesi Samana Santa di Larantuka, Flores Timur menjadi 9 orang.(ca/tempo.co)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL