Uber driver alleged rape IndiaNew Delhi, LiputanIslam.com — Seorang wanita India yang menjadi korban perkosaan sopir taxi Uber di India berencana menuntut perusahaan penyedia jasa taxi “smartphone” itu di negara asalnya, AS, dengan menggunakan bantuan seorang pengacara terkenal.

Seperti dilaporkan The Guardian, Kamis (15/1) petang, pengacara terkenal asal New York, Douglas Wigdor, mengatakan kepada wartawan pihaknya tengah mempertimbangkan untuk mengajukan tuntutan terhadap Uber di AS karena perusahaan tersebut beroperasi di bawah sistem hukum AS.

“Saya bisa memastikan bahwa saya telah mendapat mandat dari seorang wanita muda yang telah menjadi korban perkosaan sopir Uber di News Delhi, India, bulan Desember lalu. Setelah bertemu dengannya dan keluargania di Delhi, saya hanya bisa menaruh hormat pada keberanian mereka dalam menghadapi situasi sulit ini. Kami akan menggunakan semua daya kami untuk mengembalikan hak-hak klien kami, menahan mereka yang bertanggungjawab dan memastikan hal ini tidak akan terulang lagi,” katanya.

Pemerintah New Delhi telah melarang taxi Uber beroperasi di kota itu setelah seorang sopirnya, Shiv Kumar Yadav, ditangkap bulan Desember lalu karena dugaan perkosaan terhadap penumpangnya. Pemerintah menuduh perusahaan itu telah menjebak penumpangnya dan tidak memiliki lisensi yang memadai untuk menjalankan usahanya.

Polisi Delhi menuduh Uber tidak melakukan konfirmasi ke kepolisian tentang catatan kejahatan sopir-sopir mereka.

Hari Kamis (15/1) Kumar Yadav mengikuti persidangan kasusnya dengan membantah semua tuduhan terhadapnya. Namun Jaksa menyebutkan kepada wartawan bahwa korban perkosaan telah memastikan Yadav sebagai pelaku perkosaan.

Minggu lalu pemerintah Cina melarang jasa taxi melalui “smartphone” sebagaimana Uber dan perusahaan itu kini tengah menghadapi tuntutan hukum di Korea Selatan, Kalifornia dan beberapa tempat lain di dunia karena telah mempekerjakan sopir tanpa lisensi. Dalam 3 minggu terakhir 2 orang pengemudi Uber di Chicago, AS, dituduh telah melakukan aksi pelecehan seksual.(ca)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*