Srebrenica Genocide Memorial 10 July 2010 (5)Den Hag, LiputanIslam.com — Sebuah pengadilan Belanda tengah meyidangkan kasus kegagalan pasukan keamanan PBB asal Belanda memberikan perlindungan kepada pengungsi Bosnia yang berujung pada pembantaian ribuan warga Bosnia tahun 1995. Demikian laporan BBC, Rabu (16/7).

Pada saat peristiwa terjadi, satu batalyon pasukan penjaga perdamaian PBB asal Belanda (Dutch Batt) ditempatkan di dekat kota Srebrenica, kota yang menjadi tempat pengungsian warga Bosnia yang terusir dari tempat tinggalnya.

Ketika kemudian kota tersebut jatuh ke tangan pasukan Serbia bulan Juli 1995, pasukan Belanda tersebut menyerahkan para pengungsi yang berada di bawah perlindungannya kepada pasukan Serbia. Namun yang terjadi kemudian adalah pembantaian terhadap mereka.

Banyak dari tulang-belulang korban pembantaian itu yang masih teronggok di dalam kuburan-kuburan massal di wilayah Bosnia timur. Pembantaian Sebrenica merupakan peristiwa paling buruk dalam sejarah Eropa sejak Perang Dunia II.

Tahun lalu sebuah pengadilan Belanda menyatakan bahwa Belanda bertanggungjawab atas kematian 3 warga Bosnia di Srebrenica.

Hakim kini tengah mempertimbangkan apakah pemerintah Belanda bertanggungjawab atas pembantaian ribuan warga Bosnis di Sebrenica disertai kewajiban memberikan kompensasi bagi keluarga korban.

2 tokoh kunci peristiwa pembantaian tersebut, Radovan Karadzic dan Ratko Mladic keduanya tengah menjalani pengadilan HAM di Den Hag.(ca)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL