Rains caused by "Manuel" keep affecting Northern MexicoSeattle, LiputanIslam.com — Jumlah korban dalam musibah tanah longsor dan banjir di negara bagian Washington yang terjadi hari Sabtu (22/3), terus bertambah. Laporan terakhir menyebutkan jumlah korban tewas telah mencapai 14 orang dan sebanyak 176 orang masih dinyatakan hilang.

Jumlah korban tewas bertambah setelah pada hari Senin (24/3) tim pencari menemukan 6 jenasah lagi dari balik tanah, menambah 8 jenasah yang telah ditemukan sebelumnya. Sementara jumlah korban hilang mengalami peningkatan besar karena sebelumnya hanya dilaporkan sebanyak 18 orang.

Tim pencari terus melakukan pekerjaannya dengan menggunakan helikopter untuk mengangkut korban, sementara bahaya longsor susulan masih terus mengancam karena kondisi tanah yang labil dan curah hujan yang belum benar-benar berhenti.

Di arena seluas sekitar 2 km persegi, sebanyak 30 rumah diperkirakan hancur oleh terjangan longsor, demikian keterangan pejabat setempat. Sementara tebal tanah longsoran di beberapa tempat mencapai 10 meter. Kondisi diperparah dengan jalan menuju lokasi di Darrington yang terputus total.

Longsor terjadi hari Sabtu akibat curah hujan yang tinggi di negara bagian Washington, barat laut Amerika. Media melaporkan, sebuah desa nelayan yang telah berumur 100 tahun telah hancur total dilanda banjir. Pemerintah lokal juga telah menyarankan penduduk di sekitar Sungaia Stillaguamish untuk mengungsi.(ca/voice of russia)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL