ledakan tianjin2Beijing, LiputanIslam.com — Korban ledakan di komplek pergudangan pelabuhan Tianjin, Cina, pada Rabu malam mencapai 50 orang dan ratusa orang mengalami luka-luka. Sementara pemerintah mengirimkan ratusan ahli untuk menyelidiki penyebab ledakan hebat itu.

Ledakan dilaporkan menghancurkan kawasan pergudangan, menghancurkan bangunan-bangunan dan merusak ribuan kontainer dan mobil baru yang tersimpan. Lebih dari 3.500 warga terpaksa tinggal di penampungan darurat dan ratusan orang terluka dengan 71 di antaranya dalam kondisi kritis. Demikian seperti dilaporkan BBC News, Kamis petang (13/8).

Kantor berita Xinhua melaporkan, 24 jam setelah ledakan para petugas penyelamat dan pemadam kebakaran masih harus bekerja keras untuk memadamkan api dan menyelamatkan korban yang terluka.

Lebih dari 200 ahli bahan kimia dari militer Cina telah dikirimkan ke lokasi untuk menyelidiki penyebab ledakan dan dampaknya terutama bagi lingkungan. Para petugas penyelamat pun diharuskan menggunakan pakaian khusus.

Menurut laporan gudang yang meledak adalah milik perusahaan Ruihai Logistics, yang menangani bahan-bahan kimia berbahaya, termasuk sodium cyanide dan toluene diisocyanate.

Kantor berita milik Partai Komunis, People’s Daily, melaporkan para petugas berusaha memindahkan 700 ton bahan  sodium cyanide yang berada di lokasi itu. Untuk itu diperlukan bahan kimia Hydrogen peroxide untuk menghilangkan racun dari bahan kimia itu.

Sementara itu The Tianjin Port Group Company yang mengelola kawasan pergudangan itu mengatakan sejumlah pekerjanya hilang setelah ledakan itu.

Media-media Cina juga melaporkan setidaknya 17 petugas pemadam kebakaran tewas dalam insiden itu, setelah mereka berada di lokasi saat ledakan terjadi.

Media Cina melaporkan hampir 1.000 kendaraan baru hancur dalam ledakan itu. Di antara mobil-mobil itu adalah merek Renaults dan Volkswagens.(ca)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL