Washington, LiputanIslam.com—Kongres AS memperingatkan bahwa sebanyak 24 juta rakyat Amerika akan kehilangan asuransi pada tahun 2026 di bawah program kesehatan alternatif Presiden Donald Trump yang biasa disebut Trumpcare atau American Health Care Act (AHCA).

Di tahun 2018 saja, sebanyak 14 juta orang akan kehilangan asuransi, di mana jumlah tersebut dapat ditutupi dengan program asuransi mantan Presiden Barack Obama, Affordable Care Act (ACA), yang kadaluarsa pada tahun 2019.

“Pada tahun 2026, diperkirakan 52 juta orang akan kehilangan asuransi, dibandingkan 28 juta orang yang tak lagi memiliki asuransi dengan program ACA di tahun yang sama,” sebut Kongres.

Berdasarkan analisa dari komite nonpartisan, tanpa Obamacare, jumlah orang yang mendapat asuransi dari tempat kerja mereka akan berkurang hingga 7 juta orang pada tahun 2026.

Dengan AHCA, anggaran pemerintah untuk asurasi akan dipangkas hingga lebih dari $300 milyar dalam 10 tahun mendatang.

Pemimpin Minoritas Senat Chuck Schumer mengkritik keras AHCA karena dianggap merugikan.

“Laporan dari Kongres memperlihatkan betapa presiden hanya memberi janji-janji kosong bahwa semua orang akan mendapat asuransi dan biaya akan diturunkan. Hal ini seharusnya menjadi tanda berhenti untuk Partai Republik [yang merencanakan program AHCA].” Kata Schumer. (ra/presstv)

 

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL