Tel Aviv, LiputanIslam.com—Menteri Ekonomi Israel, Moshe Kahlon, berencana membuat aturan yang akan mencabut manfaat pajak dari para pendukung organisasi Amnesty Internasional yang berkampanye melawan penjajahan Israel.

Rencana Kahlon ini memperlihatkan kekhawatiran pemerintah Israel atas membesarnya gerakan kampanye Boycott Divestment and Sanctions (BDS).

Sejak didirikannya gerakan BDS pada tahun 2005, banyak artis, akademisi, organisasi HAM dan berbagai institusi di seluruh dunia yang bergabung untuk melawan penjajahan Israel dan tindak  diskriminatif terhadap Palestina.

Amnesty International sendiri dua bulan lalu menyerukan kepada seluruh komunitas internasional untuk “memboikot impor barang yang diproduksi oleh Israel dan mengakhiri kentungan jutaan dollar yang memicu pelanggaran HAM terhadap warga Palestina.”.

Amnesty menyatakan hal tersebut dalam peringatan 50 tahun penjajahan Israel di Tepi Barat, Yerusalem, dan Jalur Gaza.

“Selama bertahun-tahun, dunia diam selagi Israel melakukan penghancuran rumah-rumah Palestina, merampas tanah dan sumber daya mereka untuk mengambil keuntungan.” tegas organisasi kemanusiaan itu. (ra/mintpress)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL