DPR RIJakarta, LiputanIslam.com — Kinerja anggota DPR masih jauh dari harapan. Forum Masyarakat Peduli Parlemen Indonesia (Formappi) mencatat kinerja para wakil rakyat di parlemen Senayan masih sangat mengecewakan.

Direktur Eksekutif Formappi Sebastian Salang mengatakan, telah melakukan penelusuran dan penilaian terhadap kinerja anggota DPR tahun 2012. Formappi tidak melakukan penilaian pada 2013 dan 2014 karena produktifitas DPR pada tahun 2012 merupakan yang paling tinggi.

“Karena kinerja anggota DPR tahun 2012 paling tinggi produktifitasnya dibanding tahun setelahnya,” Sebastian dalam jumpa pers “Peluncuran Rapor Kinerja Anggota DPR versi Formappi” di Gedung Joeang, Jalan Menteng Raya, Jakarta Pusat, Kamis (3/4).

Sebastian mengatakan penilaian dilakukan terhadap anggota DPR berdasarkan fraksi dan komisi. Penilaian berdasarkan 6 indikator, yaitu daftar kehadiran, ada tidaknya laporan harta kekayaan, keaktifan bicara, data kunjungan ke dapil, kepemilikan rumah aspirasi, dan ada tidaknya laporan kegiatan.

Kategorisasi nilai dikelompokkan dalam 5 kategori, yaitu nilai kurang dari 4 (sangat buruk); 4-54 (buruk); 5,55-6,99 (cukup); 7-8,49 (baik); dan di atas 8,5 sangat baik.

Hasilnya, Formappi menyebutkan Fraksi Golkar diurutan teratas sebagai fraksi paling berkinerja baik namun dengan kategori cukup. Berikut selengkapnya:

1. Fraksi Golkar 5,75 (cukup)
2. Fraksi PKB 5 (buruk)
3. Fraksi PPP 3,59 (sangat buruk)
4. Fraksi Gerindra 3,4 (sangat buruk)
5. Fraksi PD 3,28 (sangat buruk)
6. Fraksi PDIP 3,09 (sangat buruk)
7. Fraksi PAN 2,94 (sangat buruk)
8. Fraksi PKS 3,1 (sangat buruk)
9. Fraksi Hanura 2,93 (sangat buruk).

Sedangkan berdasarkan komisi, hasilnya sebagai berikut:

1. Komisi I 2,77 (sangat buruk)
2. Komisi II 3,64 (sangat buruk)
3. Komisi III 3,23 (sangat buruk)
4. Komisi IV 3,76 (sangat buruk)
5. Komisi V 4,34 (buruk)
6. Komisi VI 2,69 (sangat buruk)
7. Komisi VII 5,11 (buruk)
8. Komisi VIII 4,2 (buruk)
9. Komisi IX 2,98 (sangat buruk)
10.Komisi X 4,57 (buruk)
11.Komisi XI 3,9 (sangat buruk)

“Dari hasil rapor kinerja DPR ini semoga masyarakat dapat memilih bukan karena pencitraan, tapi karena siapa dia. Kami sebenarnya cukup was was dengan hasil yang kami keluarkan, tapi yakinlah bahwa kami melakukan ini secara independen,” pungkas Sebastian.(ca/detiknews)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL