Sumber: jatimnet.com

Jakarta, LiputanIslam.com– Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), KH Said Aqil Siroj meminta semua pihak untuk bersama-sama menjaga Indonesia. Usai Pemilu 2019, menurutnya sekarang ini saatnya kita menjaga keamanan, kedamaian, dan ketentraman demi mencapai Indonesia yang maju.

“Mari kita rawat, kita jaga keutuhan, keselamatan Indonesia. (Semua) lintas agama, lintas budaya, lintas politik, lintas parpol (harus menjaga Indonesia),” ucapnya di Gedung PBNU, Jakarta Pusat, pada Rabu (31/7).

Kiai Said mengingatkan akan pentingnya persatuan dan kesatuan bangsa. Walaupun berbeda pilihan, pandangan, dan politik, tetapi kita tetap satu bangsa, Indonesia. “Pokoknya yang paling penting keselamatan Indonesia,” tegasnya.

Di tempat berbeda, hal senada juga disampaikan Ketua MUI Sulawesi Utara (Sulut), KH Abdul Gafur yang mengajak agar kita terus berpegang pada kebhinekaan kita. “Kita harus berpegang kepada kebhinekaan bangsa ini, dengan adanya kebhinekaan maka kita harus rukun,” ungkapnya.

Baca: Kemenag Dorong Pengembangan Seni Budaya Islam Khas Indonesia

Pada beberapa waktu lalu, Presiden Jokowi dan Prabowo Subianto telah bertemu dan menyerukan semua pihak agar kembali bersatu, fokus bersama-sama membangun bangsa. Tidak ada lagi pendukung paslon tertentu.

“Tidak ada lagi yang namanya 01. Tidak ada lagi yang namanya 02,” kata Jokowi yang langsung disambut sorak sorai penumpang MRT, “Tidak ada lagi yang namanya cebong. Tidak ada lagi yang namanya kampret. Yang ada adalah Garuda Pancasila,” kata Jokowi. (aw/NU/republika).

 

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*