Washington, LiputanIslam.com—Mantan kandidat presiden AS dari Partai Demokrat, Hillary Clinton, menyebut-nyebut lagi perihal kekalahannya atas Donald Trump di pemilu presiden 2016.

Berbicara di acara wisuda Universitas Medgar Evers, Brooklyn, pada Kamis (8/6/17), Clinton mengaku perasaan kalah dari politisi Republik itu masih dirasakannya.

Dalam pidatonya itu, ia beberapa menyikut Presiden Trump dan mengajak para mahasiswa untuk bersama memperjuangkan keadilan sosial dan hak-hak sipil.

“Saat saya di sini tahun lalu, seseorang bertanya apakah saya akan kembali berpidato di acara wisuda,” ujar Clinton. “Saya harap saya sekarang datang ke sini dari Gedung Putih, tapi saya tetap senang.”

“Saya mengalami beberapa kegagalan di hidup saya… dan kalah di pemilu memang terasa menghancurkan, terutama melihat siapa yang mengalahkan saya,” katanya.

Clinton kemudian mengajak para lulusan untuk “mendaftarkan diri dan memilih di semua pemilu… Segala demonstrasi yang dilakukan tidak akan berarti banyak jika Anda tidak memilih pejabat yang mampu memperbaiki dunia Anda.”

Selain itu, Clinton juga mengecam kebijakan larangan perjalanan Trump terhadap sejumlah negara bermayoritas Muslim.

Ia menyebut aturan “Muslim ban” sebagai “contoh mengerikan” bagaimana pemerintah memundurkan isu hak-hak sipil dan membuat orang-orang bermusuhan satu sama lain. (ra/presstv)

 

 

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL