Russia-UkraineMoskow, LiputanIslam.com — Rusia setuju untuk memulihkan kembali suplai gas ke Ukraina yang sempat terhambat akibat perselisihan tentang harga dan jumlah tagihan yang harus dibayarkan Ukraina. Hal ini berarti juga mengamankan suplai gas ke negara-negara Uni Eropa menghadapi musim dingin mendatang.

“Kini tidak ada lagi kekhawatiran di Eropa untuk kedinginan di musim dingin mendatang,” kata Presiden Komisi Eropa Jose Manuel Barroso kepada pers, usai ditandatanganinya kesepakatan antara Rusia dan Ukraina yang ditengahi oleh Uni Eropa di markas Komisi Eropa di Brussels, Kamis (30/10) malam, sebagaimana dilaporkan BBC News.

Sedangkan Kepala Komisi Energi Uni Eropa Guenther Oettinger mengatakan dirinya yakin bahwa Ukraina mampu membayarkan gas yang diterimanya dari Rusia. Ia yakin kesepakatan ini menimbulkan harapan meredanya ketegangan antara Rusia dan Ukraina.

“Kita dapat mengatakan kepada warga di Eropa bahwa kita bisa menjamin keamanan suplai gas pada musim dingin,” katanya.

Kesepakatan itu tercapai setelah dilakukannya perundingan antara delegasi Rusia dan Ukraina yang masing-masing dipimpin oleh Menteri Energi. Dalam kesepakatan itu juga ditetapkan bahwa Uni Eropa bertindak sebagai penjamin bagi pembayaran gas yang dibeli Ukrina dari Rusia sekaligus menyelesaikan hutang yang harus dibayarkan oleh Ukraina.

Dalam kesepakatan itu ditetapkan harga gas yang harus dibayarkan adalah $385 per-1.000 meter kubik. Selain itu Ukraina, dengan jaminan Uni Eropa, setuju untuk membayarkan tagihan yang tertunggak senilai $1,45 miliar dalam beberapa hari ke depan dan sisanya sebesar $1,65 miliar akan dibayarkan sebelum akhir tahun.

Rusia merupakan pemasok utama kebutuhan gas Eropa yang dialirkan melalui Ukraina, dengan jumlah mencapai 1/3 dari total kebutuhan gas Eropa. Pada bulan Juni lalu Rusia menghentikan pasokan gasnya ke Ukraina setelah Ukraina gagal membayar tagihannya. Selain itu Rusia juga bermaksud meningkatkan harga jual gas, menyusul tumbangnya regim Victor Yanukovych bulan Februari lalu.

Pada musim dingin tahun 2005-2006 dan 2008-2009 Rusia juga menghentikan suplai gasnya ke Ukraina karena perselisihan pembayaran, mengakibatkan sebagian Eropa mengalami krisis energi selama musim dingin.(ca)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL