kerusuhan st louisSt. Louis, LiputanIslam.com — Kerusuhan terjadi di ibukota negara bagian Missouri, St. Louis, Minggu (10/8), setelah seorang warga kulit hitam tewas tertembak oleh polisi.

Kantor berita BBC melaporkan, orang-orang menjarah dan meruksan toko-toko dan merusak mobil-mobil, sementara polisi berusaha memblokir beberapa area di dalam kota.

Polisi menyebutkan, kerusuhan terjadi setelah seorang pemuda kulit hitam, Michael Brown (18 tahun) tewas ditembak polisi, Sabtu malam (9/8) di kawasan Ferguson, wilayah yang mayoritas dihuni warga kulit hitam di pinggiran kota St. Louis. Ia ditembak setelah berusaha kabur dari mobil polisi yang menangkapnya karena sebuah parkara.

Kerusuhan terjadi hari Minggu, setelah ribuan warga yang sebagian besar kulit hitam, menghadiri peringatan atas kematian Michael Brown.

Kepala polisi setempat, Jon Belmar, mengatakan bahwa penembakan itu terjadi setelah petugas polisi memergoki 2 orang pelaku kejahatan, termasuk Brown, di jalanan. Salah seorang pelaku mendorong tubuh polisi itu sebelum akhirnya polisi menembakkan pistolnya.

Namun polisi masih akan menyelidiki lebih lanjut kejadian yang sebenarnya di dalam mobil polisi.

Polisi yang terlibat penembakan telah bertugas di Ferguson selama 6 tahun. Ia telah dibebas tugaskan sementara akibat peristiwa itu, demikian kata Belmar.(ca)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL