KERUSUHAN FERGUSON MELUASWashington DC, LiputanIslam.com — Aksi demonstrasi hingga kerusuhan yang terjadi di Ferguson, Missouri, AS, paska dibebaskannya polisi penembak remaja kulit hitam, merebak ke berbagai kota di AS.

Beberapa kota besar AS diwarnai dengan aksi-aksi memprotes atas pembebasan tersebut. Di beberapa kota seperti New York dan Seattle aksi protes berlangsung damai, namun di sebagian kota lainnya seperti Oakland diwarnai kerusuhan. Demikian BBC News melaporkan, Rabu (26/11).

Di Ferguson sendiri, tempat asal kerusuhan dan terjadinya insiden penembakan bulan Agustus lalu, masih diwarnai aksi-aksi kerusuhan hingga aparat keamanan menahan 44 orang perusuh. Namun skala kerusakan yang terjadi tidak sebesar pada hari Senin malam.

Sementara itu dalama wawancara dengan televisi ABC News, Darren Wilson, polisi yang menembak mati remaja kulit hitam Michael Brown tanggal 9 Agustus lalu mengatakan dirinya seperti anak kecil menghadapi pegulat Hulk Hogan, saat hendak menangkap Brown yang bertubuh tinggi besar.

Ia menyebut tindakannya menembak Brown yang mengakibatkan kematiannya adalah tindakan yang tepat.

“Saya tahu, saya telah melakukan tugas dengan benar,” katanya seraya membantah keterangan yang menyebutkan bahwa Brown telah menyerah sebelum ditembak.

Polisi Ferguson menyebutkan bahwa Wilson mengalami luka parah di wajahnya akibat dipukul oleh Brown sebelum ditembak karena melawan ketika hendak ditangkap setelah melakukan perampokan sebuah toko.

Kebanyakan warga kulit hitam yang mendominasi kota Ferguson menuntut Wilson dihukum karena pembunuhan. Namun dewan juri pengadilan yang digelar hari Senin (24/11) menetapkan Wilson tidak bersalah.

Kepala polisi St Louis County Jon Belmar mengatakan, Selasa (25/11) bahwa situasi secara umum telah lebih baik dari sebelumnya di kota Ferguson yang berpenduduk 21.000 jiwa. Namun sebanyak 2.200 tentara Pengawal Nasional masih berjaga-jaga membantu polisi di sekitar kota.

Aksi protes dilaporkan terjadi setidaknya di 12 kota di AS, yaitu di St Louis, Seattle, Albuquerque, New York, Cleveland, Los Angeles, Oakland, Minneapolis, Atlanta, Portland, Chicago dan Boston.

Di Oakland, di kawasan Teluk San Francisco, demonstran merusak kendaraan-kendaraan polisi dan merusak toko-toko. Penjarahan juga terjadi di beberapa tempat di kota ini termasuk di sebuah diler mobil klasik dan toko handphone. Sementara jalan utama kota ini diblokir demonstran. Pada Senin malam polisi Oakland menangkap 43 perusuh.

Sementara di Los Angeles demonstran memblokir jalan-jalan utama sebelum polisi tiba dan membebaskannya kembali. Demikian juga di Cleveland, Ohio, demonstran sempat memblokir jalan-jalan.

Berbicara di Chicago, Selasa (25/11), mengomentari aksi-aksi kerusuhan yang terjadi, Presiden  Barack Obama mengatakan bahwa “tidak ada ampunan” bagi pelaku tindakan anarki dan kriminal. Namun ia juga menyatakan simpatinya terhadap perasaan warga kulit hitam dan menyebutkan bahwa ia telah memerintahkan Jaksa Agung untuk melakukan langkah pemulihan kepercayaan publik.(ca)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL